Manajemen Teknologi Pendidikan Berbasis Hybrid Learning di Perguruan Tinggi
DOI:
https://doi.org/10.59696/judika.v4i2.274Keywords:
Manajemen Teknologi Pendidikan, Hybrid Learning, Transformasi Digital, Perguruan Tinggi, SEM, Society 5.0Abstract
Perkembangan transformasi digital dalam sektor pendidikan telah mendorong perguruan tinggi untuk mengadopsi sistem pembelajaran berbasis teknologi yang lebih fleksibel dan adaptif. Salah satu pendekatan yang berkembang pesat adalah hybrid learning, yaitu model pembelajaran yang mengintegrasikan pembelajaran tatap muka dengan pembelajaran daring melalui pemanfaatan teknologi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan manajemen teknologi pendidikan berbasis hybrid learning di perguruan tinggi serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas implementasinya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap dosen dan mahasiswa pada beberapa perguruan tinggi. Teknik analisis data dilakukan menggunakan pendekatan Structural Equation Modeling (SEM) untuk menguji hubungan antara variabel kesiapan teknologi, kompetensi digital, dukungan institusi, kualitas sistem pembelajaran, dan efektivitas hybrid learning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen teknologi pendidikan memiliki pengaruh signifikan terhadap keberhasilan implementasi hybrid learning. Kesiapan infrastruktur teknologi, kompetensi digital dosen dan mahasiswa, serta dukungan kebijakan institusi menjadi faktor utama dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, interaksi akademik, dan kepuasan pengguna. Selain itu, penerapan hybrid learning mampu meningkatkan fleksibilitas pembelajaran, aksesibilitas pendidikan, dan efisiensi proses akademik di perguruan tinggi. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan model manajemen teknologi pendidikan yang adaptif dan berkelanjutan untuk mendukung transformasi digital perguruan tinggi di era Society 5.0.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Asrul

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.














