Analisis Kelayakan Destinasi Wisata “Serang River Tubing” Dengan Pendekatan Pariwisata Berkelanjutan di Sambiroto, Banyuroto,Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo
DOI:
https://doi.org/10.59696/civicaction.v2i1.271Keywords:
River Tubing, Pariwisata Berkelanjutan, Studi Kelayakan, Pemberdayaan Masyarakat, Kulon ProgoAbstract
Sektor pariwisata merupakan penggerak ekonomi daerah yang potensial melalui pemberdayaan masyarakat dan pemanfaatan sumber daya lokal. Serang River Tubing, yang berlokasi di Desa Sambiroto, Banyuroto, Kulon Progo, memanfaatkan aliran sungai irigasi menjadi aset wisata bernilai ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan pengembangan potensi Serang River Tubing serta merumuskan strategi pengembangan yang optimal dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi langsung di lokasi dan wawancara mendalam dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, pengelola, dan tokoh masyarakat. Secara teknis, lokasi dinyatakan layak karena memiliki debit air yang stabil, aksesibilitas jalan yang memadai, serta lahan fasilitas pendukung yang mencukupi. Dari aspek manajemen, struktur organisasi dinilai efisien dengan memberdayakan pemuda lokal sebagai tenaga kerja paruh waktu. Analisis sosial-budaya dan lingkungan menunjukkan dukungan masyarakat yang tinggi karena adanya dampak ekonomi positif dan komitmen terhadap pelestarian sungai. Secara finansial, investasi ini sangat menguntungkan dengan nilai Net Present Value (NPV) positif sebesar Rp 187.544.240 dan Payback Period (PP) yang cepat, yakni 10,65 bulan. Inovasi edukasi berbasis kode QR juga diterapkan untuk memperkaya pengalaman wisatawan sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan. Pengembangan Serang River Tubing dinyatakan Sangat Layak untuk dijalankan sebagai model pariwisata berkelanjutan yang mengintegrasikan aspek ekologi, sosial, dan ekonomi.
References
Ardika, I.W. (2018). Pengelolaan Destinasi Pariwisata Berkelanjutan. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia.
Supriadi, A., et al. (2020). Evaluasi Kelayakan Destinasi Wisata Alam di Indonesia. Jurnal Ilmiah Pariwisata, 12(1), 30-42.
World Commission on Environment and Development (WCED). (1987). Our Common Future. Oxford University Press.
Rahmawati, L. (2021). Pariwisata Berkelanjutan dan Pemberdayaan Masyarakat Lokal. Jurnal Pariwisata, 15(2), 45-59. Hill
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nining Widiyanti, Fathonah Eka Susanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.














