Sosialisasi Penggunaan Alat-Alat Keselamatan Pada Nelayan Sebagai Usaha Penyelamatan Diri Dari Tabrakan dan Kapal Tenggelam di Daerah Pesisir Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang

Authors

  • Yuris Danilwan Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
  • Yuna Sutria Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
  • Suratni Ginting Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
  • Dirhamsyah Dirhamsyah Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
  • Taruna Taruna Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
  • Aja Avriana Said Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
  • Eka Fransiska Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
  • Meriah Kita Delina Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
  • Nurmalia Sari.S Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
  • Syarifur Ridho Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
  • Fahmi Rinaldi Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
  • Roma Rezeki Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
  • Nursyahrul Ritonga Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan

DOI:

https://doi.org/10.59696/civicaction.v1i2.161

Keywords:

Sosialisasi, Alat, Keselamatan, Kapal

Abstract

Perikanan dan kelautan menjadi salah satu sektor andalan di kawasan pesisir Utara Pantai Labu kabupaten Deli Serdang, karena dikelilingi perairan yang luas sehingga perikanan memiliki peranan penting dalam penyediaan bahan pangan, dan kesempatan kerja. Dari penangkapan Ikan yang didapat para nelayan dapat menjual ke pasar dan juga dapat memenuhi kebutuhan gizi keluarga. Pekerjaan sebagai nelayan adalah pekerjaan yang sulit dan dapat mempertaruhkan nyawa para nelayan setempat. Maka  perlu adanya Pengabdian kepada Masyarakat (PkM),tentang sosialisasi penggunaan alat-alat keselamatan untuk para nelayan. Berdasarkan hasil observasi dan interview yang dilakukan tim dosen Politeknik Adiguna maritim Indonesia (Poltek Ami) Medan terhadap masyarakat di daerah pesisir pantai labu, yang teletak di pesisir Utara kabupaten Deli Serdang bahwa kemampuan untuk berlayar yang dimiliki para nelayan ataupun nakhoda kapal-kapal penyeberangan dari pulau ke pulau diperoleh secara turun – temurun dari orang tuanya, pekerjaan menetap ayahnya sebagai nelayan dan juga sebagai pengangkut penumpang penyeberangan dari pulau ke pulau sebagai transfortasi laut  yang selalu melibatkan anaknya dalam berlayar baik mencari ikan maupun mengantar penumpang dari pulau ke pulau. Sehingga perlu di adakan sosialisasi mengenai alat- alat keselamatan , agar nelayan penangkap ikan dapat menjaga keselamatannya dan dapat terus melanjutkan pekerjaan mereka untuk memperjuangkan kebutuhan keluarga.

References

Aswab Nanda Pratama, 2018, 15 Peristiwa Kapal Tenggelam Dari 2003 Hingga 2008. https://nasional.kompas.com/read/2018/06/23/15220601/15-peristiwa-kapal-tenggelam-dari-2003-hingga-2018?page=all. Diakses 22 Juli 2018.

Budianto. 2010. Bakteri Bacillus. Biologionline.info. (diakses 25 April 2018)

Boaden, P.J.S., dan seed, R. An Introductionto Coastal Ecology. Btachie USA, New York. 1985.

Djamaan Arlizar, Jumardin, Ada Welem, Bustamin. 2013. Kajian Tingkat Kesesuaian Persyaratan Sesuai Dengan SOLAS Pada Kapal – Kapal Penumpang Yang Berlayar di Selat Makassar. Jurnal Venus. 1(1) : 34 – 44

Departemen perhubungan, (2008). Undang-undang RI No.17 Tentang Pelayaran, Dephub. Jakarta

F Sitepu • 2017. Optimalisasi Perawatan Alat-alat Keselamatan sebagai Penunjang Keselamatan Awak Kapal Di KN. Bima Sakti .,Firdaus Sitepu.

Jurnal IPTEKS PSP, Vol. 1 (1) April 2014: 53 Peralatan Keselamatan kerja Pada Perahu Slerek di PPN .,alat keselamatan minimal.

Kadarisman Muh. 2017. Kebijakan Keselamatan Dan Keamanan Maritim Dalam Menunjang Sistem Transportasi Laut. Jurnal Manajemen Transportasi & Logistik. 4(2) : 177 – 192.

Mhd.Fadli.T,Fahrizal.F.D, 2019 https://medan.tribunnews.com/2019/11/25/kapal-tenggelam-disambar-petir-tiga-nelayan-sibolga-ditemukan-tewas-oleh-basarnas.

Sugiyono. 2011. Metode Statistika Untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta

Thamrin HM. 2015. Manajemen Keselamatan Maritim Dan Upaya Pencegahan Kecelakaan Kapal Ke Titik Nol (Zero Accident). Jurnal Ilmiah Widya. 3(2) : 110 – 116

https://medan.tribunnews.com/2021/10/19/pulau-kampai-lokasi-wisata-di-langkat-yang-miliki-cerita-supranatural-dan-relegius

https://www.google.com/maps/place/Pulau+Kampai,+Kec.+Pangkalan+Susu,+Kabupaten+Langkat,+Sumatera+Utara/@4.1238573,98.203184

https://id.wikipedia.org/wiki/Pulau_Kampai,_Pangkalan_Susu,_Langkat

https://www.persee.fr/doc/arch_0044-8613_2013_num_86_1_4436

https://www.google.com/search?client=firefox-b-d&q=pantai+labu

Palar, H 1994. Pencemaran dan Toksikologi Logam Berat. Jakarta : Rhineka Cipta.

World Health Organization (WHO). 2013. Sanitation.[Online]. http://www.who.int/topics/sanitation/en/.

Downloads

Published

2025-08-01

How to Cite

Danilwan, Y., Sutria, Y., Ginting, S., Dirhamsyah, D., Taruna, T., Said, A. A., … Ritonga, N. (2025). Sosialisasi Penggunaan Alat-Alat Keselamatan Pada Nelayan Sebagai Usaha Penyelamatan Diri Dari Tabrakan dan Kapal Tenggelam di Daerah Pesisir Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang. CivicAction: Jurnal Pengabdian Dan Inovasi Masyarakat, 1(2), 64–68. https://doi.org/10.59696/civicaction.v1i2.161

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.