Penguatan Kesadaran Remaja terhadap Risiko Penyalahgunaan AI di SMA Negeri 16 Pekanbaru

Authors

  • Hamdi Indra Universitas Persada Bunda Indonesia
  • Ilham Asy’ari Universitas Persada Bunda Indonesia
  • Andi Saputra Universitas Persada Bunda Indonesia
  • Hatta Zulkifli Universitas Persada Bunda Indonesia
  • Wawan Kurniawan Universitas Persada Bunda Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59696/civicaction.v2i1.275

Keywords:

Kecerdasan buatan, penyalahgunaan AI, literasi digital, etika digital, remaja, pendidikan, sosialisasi AI

Abstract

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence / AI) telah memberikan perubahan besar dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk dunia pendidikan. Pemanfaatan AI mampu membantu siswa dalam memperoleh informasi, meningkatkan efektivitas belajar, serta mendukung kreativitas dan inovasi. Namun, penggunaan AI yang tidak disertai pemahaman etika dan literasi digital yang memadai dapat menimbulkan berbagai risiko penyalahgunaan, seperti plagiarisme, penyebaran berita palsu (hoaks), manipulasi konten digital, pelanggaran privasi data, hingga ketergantungan teknologi. Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi kalangan remaja yang merupakan pengguna aktif teknologi digital. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukatif untuk meningkatkan kesadaran remaja terhadap penggunaan AI secara bijak, aman, dan bertanggung jawab. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan di SMA Negeri 16 Pekanbaru dengan tujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai manfaat, risiko, dan etika penggunaan AI dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam proses pembelajaran. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan edukatif dan partisipatif berupa sosialisasi, penyuluhan, presentasi materi, diskusi interaktif, studi kasus, serta sesi tanya jawab. Materi yang diberikan meliputi pengenalan AI, dampak positif dan negatif AI, bentuk-bentuk penyalahgunaan AI di lingkungan pendidikan, keamanan data digital, serta etika penggunaan teknologi. Peserta kegiatan terdiri dari siswa-siswi tingkat SMA yang diberikan pemahaman mengenai pentingnya penggunaan AI secara bertanggung jawab. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan metode pre-test dan post-test untuk mengetahui tingkat peningkatan pengetahuan peserta setelah mengikuti kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran siswa terhadap risiko penyalahgunaan AI. Peserta menjadi lebih memahami dampak negatif penggunaan AI yang tidak tepat, pentingnya menjaga etika digital, serta perlunya berpikir kritis dalam memanfaatkan teknologi. Selain itu, siswa juga menunjukkan sikap yang lebih bijak dalam menggunakan AI sebagai alat pendukung pembelajaran, bukan sebagai sarana pelanggaran akademik maupun penyebaran informasi yang menyesatkan. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam membangun budaya literasi digital di lingkungan sekolah dan menjadi langkah preventif dalam menghadapi tantangan perkembangan teknologi di era digital.

Downloads

Published

2026-05-31

How to Cite

Indra, H., Asy’ari, I., Saputra, A., Zulkifli, H., & Kurniawan, W. (2026). Penguatan Kesadaran Remaja terhadap Risiko Penyalahgunaan AI di SMA Negeri 16 Pekanbaru. CivicAction: Jurnal Pengabdian Dan Inovasi Masyarakat, 2(1), 13–22. https://doi.org/10.59696/civicaction.v2i1.275

Similar Articles

<< < 1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.